Hasna Salma
26 Aug 2020 at 16:06


Tahun baru islam yang jatuh pada bulan Muharram, merupakan momen paling mulia bagi umat muslim. Dikatakan mulia karena terdapat banyak amalan yang dianjurkan, dan akan mendapat salah satu ganjaran berupa dihapuskan dosa selama satu tahun. Selain itu, bulan Muharram juga menjadi penanda sebagai bulan dimana Rasulullah SAW melakukan hijrah.

Dibalik banyaknya peristiwa yang terjadi di bulan Muharram dan menjadi peristiwa bersejarah bagi umat muslim. Banyak nilai yang tergandung di dalamnya, salah satunya meneladani spirit Rasulullah SAW ketika berhijrah. Nilai-nilai hijrah dalam hal ini bisa diibaratkan juga dengan meneladani sikap dan akhlak Rasulullah SAW, ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.

Suatu ketika Rasulullah SAW pernah berpesan soal kebaikan, ketika sedang khutbah di awal masa hijriah. Menurut beliau menebar salam memiliki nilai yang penting berkaitan dengan perdamaian. Dalam berbangsa dan bernegara yang pasti memiliki keterkaitan dengan suku, ras dan kebudayaan lain. Kita harus saling menghargai dan menerima perbedaan yang terjadi, utamanya jika memiliki suku bangsa yang beragam seperti Indonesia.

Kondisi yang disampaikan oleh Rasulullah SAW kala itu, sangat relevan dengan kondisi masyarakat Indonesia. Meskipun saat itu Rasulullah SAW berpesan di lingkungannya, akan tetapi kondisi ini cocok juga jika ditarik ke dalam kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Maka guna menjaga kebhinekaan, tebarkan kedamaian dengan saling menciptakan rasa aman antar sesama manusia yang berbangsa dan bernegara.

Menjaga kepedulian sosial antar sesama manusia menjadi pesan Rasulullah SAW berikutnya. Poin ini menjadi hal penting yang harus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat, di tengah masyarakat yang majemuk. Tingkatkan kepekaan terhadap sesama, tanpa memandang agama, etnis, bahasa, warna kulit dan budaya. Tapi tunjukkan kepedulian kita yang berlandaskan pada ukhuwah insaniyyah.  

Nilai perdamaian berikutnya yaitu saling menjaga tali silaturahmi, dengan bersilaturahmi bisa menghilangkan segala pertikaian, meluruskan kesalahpahaman, memperbaiki hubungan dan menjernihkan kekeliruan. Disitulah manfaat yang luar biasa dari sebuah silaturahmi, sebab dengan saling bertemu akan dicapai rasa saling memaklumi dan memaafkan.

Dari poin-poin di atas Rasulullah SAW mengingatkan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikan momen ini sebagai ajang muhasabah diri, merenungkan segala kesalahan dan kekhilafan. Hal yang lebih penting lagi, jadikan bulan istimewa ini sebagai momen paling istimewa yang hanya terjadi satu tahun sekali saja. Gali lebih dalam nilai-nilai kebaikan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, agar menjadi pribadi yang lebih baik.

0