Firman Ilmi
31 Jan 2024 at 06:22


Banda Aceh - Duta Damai BNPT RI Regional Aceh  menghadiri rilis film pendek berjudul Garis Cahaya Aceh Oleh karya media di pusat Pusat Penelitian Mitigasi Bencana Tsunami Universitas Syiah Kuala (TDMRC USK). Selasa, 26 Desember 2024

Pemutaran perdana atau premiere film ini mengundang banyak organisasi pemuda dan komunitas di Aceh salah satunya Duta Damai BNPT Regional Aceh di wakilkan oleh Bendahara Fazliana, Wakil Ketua 2/Korwil timur Aceh Ulul Azemi dan Kordinator Bidang Literasi dan Litbang Firman Ilmi.

Sementara itu, Kordinator bidang Literasi dan Litbang mengatakan pihaknya berikan apresiasi atas terselenggaranya pemutaran film tersebut sehigga Aceh mulai banyak melahirkan pemuda kreatif yang mampu membuat film.

"Film yang dibuat itu sangat penting sebagai bahan edukasi dan referensi bagi masyarakat untuk lebih bersemangat dalam menyongsong lebih baik khususnya di bidang kreatif. Ujarnya 

Selanjutnya, CEO Karya Media Teuku Rizza Muly yang juga kordinator Duta Damai BNPT RI Regional Aceh berterimakasih atas dukungan dan kerjasamanya dari duta damai BNPT RI Regional Aceh yang sudah mendukung dan hadir pada agenda pemutaran film pendek yang dilaksankam oleh karya media tujuan pembuatan film tersebut menginformasikan kepada dunia bahwa meskipun Aceh pernah mengalami resesi akibat tsunami, namun kini telah pulih

“Kami bermaksud mengaktifkan agenda ini untuk memberikan motivasi kepada generasi muda Aceh pada khususnya dan seluruh masyarakat. Melalui peringatan tsunami Aceh, hal ini juga menjadi dorongan awal bagi kebangkitan berbagai profesi, khususnya pekerja kreatif. industri,” kata Rizza.

Rizza juga menambahkan pesan terkait kebangkitan Aceh melalui industri kreatif, bahwa saat ini belum ada asosiasi atau fasilitas yang tersedia.

“Saat ini pemuda di Aceh telah berkembang pada jalur yang sesuai dengan bidangnya. Namun belum ada suatu bentuk perkumpulan atau asosiasi yang dapat digunakan dan difasilitasi untuk menyampaikan gagasan, suatu gagasan yang berpotensi memberikan dampak bagi seluruh masyarakat Aceh." pesannya.

Sebagai penutup kegiatan ini, Fadhlul Rezi sebagai Produser Garis Cahaya Aceh menyampaikan bahwa karya ini merupakan dedikasinya untuk kebangkitan kaum muda Aceh

"Video ini saya dedikasikan untuk kaum muda agar dapat menjadi penerus kebangkitan Aceh dalam tragedi Tsunami 19 tahun silam, menjadi Refleksi diri agar dapat terus memperbaiki diri" ungkap Rezi.

Film Garis Cahaya Aceh merupakan sebuah karya yang menampilkan kekuatan luar biasa masyarakat Aceh yang telah bangkit 19 tahun pasca bencana tsunami. Momen keberanian dan solidaritas terpancar di setiap adegan, menciptakan gambaran ketangguhan manusia yang menyentuh. Suara dan gambar yang menyertainya tidak hanya menjadi sarana bercerita tetapi juga simbol tumbuhnya semangat solidaritas dan harapan.

Melalui perpaduan syair dan keindahan bentang alam Aceh, kami menggambarkan perjalanan dari kehancuran hingga kelahiran kembali, menginspirasi kita semua untuk terus bersatu dan mendukung pemulihan komunitas inspiratif.


Tim Editor Literasi dan Litbang Duta Damai BNPT RI Regional Aceh

0