Gusveri Handiko
19 Mar 2020 at 04:38


Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia setelah Amerika Serikat, yaitu sekitar 265 juta jiwa. Sementara itu jumlah pengguna media sosial terutama Facebook lebih dari setengah jumlah penduduk Indonesia, serta adanya beberapa penelitian  yang menyebutkan bahwa budaya berbagi melalui media sosial semakin mempercepat peredaran berita hoaks di Indonesia.

Munculnya beberapa website penyebar berita hoaks di dunia maya kadang kala menjadi acuan bagi netizen untuk menyebarkan berita hoaks yang sengaja di viralkan oleh website penyebar berita hoaks tersebut. Harus diakui faktor terbesar netizen dengan budaya berbagi informasi di Indonesia menjadi salah satu penyebab berita hoaks menjadi mudah viral. Selanjutnya faktor yang tidak kalah penting adalah ketidaktahuan netizen tentang website yang bisa menjadi acuan pemberitaan yang sehat di Indonesia. Sehingga website yang tidak resmi untuk media pemberitaan semakin menjamur di Indonesia.

Dewan Pers Indonesia menyebutkan ada sekitar 2.000 media online yang beroperasi di Indonesia dan hanya 211 media online yang memenuhi syarat yang sesuai kaidah penulisan pemberitaan di Indonesia dan hanya 74 media online yang mendapat verifikasi dari Dewan Pers Nasional. Tentunya hal ini akan menjadi persoalan tersendiri bagi bangsa Indonesia, terutama persoalan perkembangan pemberitaan hoaks di dunia maya. Hal yang paling mudah dilakukan oleh Dewan Pers Nasional adalah dengan selalu aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat, media mana saja yang bisa menjadi acuan untuk pemberitaan.

Awal tahun 2020 ini dunia dihantam oleh penyebaran virus Covid-19. Pada momen inilah peran pers dirasakan sangat sentral sekali. Namun sangat disayangkan masih ada portal berita yang hanya mengejar clickbait demi meningkatkan jumlah pembacanya. Kadang isi berita tidak menunjukkan judul berita yang dibuat sebombastis mungkin, meskipun terkadang kita juga tidak bisa secara 100% menyalahkan portal berita yang lebih mengutamakan clickbait ini. Hal itu dikarenakan era perkembangan informasi yang semakin cepat membuat mereka yang memproduksi konten mau tidak mau harus melakukan hal yang kadang dianggap tidak pantas, termasuk membuat judul berita yang klickbait dan kadang tidak sesuai dengan isi berita. Oleh karena itu, kita sebagai pembaca yang harus pandai memilah berita yang baik untuk dibagikan dengan orang lain, dengan berita yang tidak sesuai. Selain, kita hanya bisa menyayangkan apa yang dilakukan oleh insan pers yang seperti ini.

Selanjutnya, Dewan Pers Indonesia juga lebih sering melakukan evaluasi kepada media online yang terverifikasi sehingga isu hoaks di media online jadi lebih dapat ditekan, serta juga selalu menghimbau kepada pers untuk terus melawan isu hoaks di media online. Alternatif lain yang dilakukan Dewan Pers yaitu memberikan penghargaan khusus kepada media online yang terverifikasi sebagai media online yang bersih dari pemberitaan isu hoaks pada puncak peringatan Hari Pers Nasional.

Pemberian penghargaan kepada pers yang bersih dari isu hoaks ini akan memberikan dampak yang besar bagi perubahan pola pikir netizen di Indonesia. Secara tidak langsung media online akan berpacu untuk mencari pemberitaan yang jauh dari unsur hoaks dan netizen akan lebih melirik media online yang terverifikasi di Indonesia. Lambat taun media online dengan konsentrasi penyebaran berita hoaks di Indonesia akan kehilangan cengkramannya kepada netizen di Indonesia.

Pers merupakan salah satu faktor terpenting dalam perkembangan suatu bangsa. Banyak negara maju di dunia ditandai dengan perkembangan pemberitaan pers yang baik dimana pers tidak hanya menyebarkan pemberitaan namun juga berusaha mencari solusi dari suatu masalah negara. Pers yang sehat dan baik di negara maju adalah pers yang tidak hanya berusaha mencari berita yang viral namun juga berupaya memberikan pengetahuan kepada khalayak ramai.

Sampai sekarang tidak salah kalau kita bangsa Indonesia masih berharap munculnya insan pers yang tidak hanya peduli akan banyaknya pembaca portal medianya namun juga pers yang peduli akan meluruskan berita simpang siur yang berujung pada berita bohong sehingga masyarakat akan lebih mendapatkan informasi yang baik dari perkembangan virus corona di Indonesia maupun dunia.

Munculnya pers dengan gagah melawan isu hoaks di media online akan memberikan nafas pembaharuan bagi Indonesia. Sehingga Indonesia jadi lebih kuat dalam membangun bangsanya karena tidak terlalu memikirkan penyebaran berita hoaks yang menjadi faktor dalam memunculkan gesekan di tengah masyarakat yang berpotensi melemahkan atau mematikan beberapa sektor penting di Indonesia.

1

Avatar
couples massage new jersey
What I seriously concern myself most in regard to is wellbeing topics. By myself, I signed up for catalogues oriented toward this subject matter, and I maintain informed about the latest health lab analyses. In what way is this relevant? I feel there is no more crucial use for my energy. Moreover, this blog website seems as though it's deserving my time to check out again. I sift through thousands or more of websites weekly. Truth be told, my spine always hurts and I desire a brand-new spare time interest. lol Nevertheless, I think if everyone published about their unique time in the universe, and did so well, we'd have a much more interesting Earth. http://souforum.com/2019/09/30/most-relationships-can-be-saved-with-a-little-time-and-effort-some-techniques-to-help-yours/
1 day ago