A Sofyan N
22 Mar 2020 at 11:55


Saat ini masyarakat dunia sedang dikhawatirkan oleh pandemi virus yang menyerang hampir sebagian negara yang ada. Pemerintah di seluruh dunia tengah membatasi pergerakan penduduk dari satu negara ke negara lain dan ini merupakan tindak lanjut terhadap pernyataan WHO yang menyebutkan bahwa virus corona atau Covid-19 sebagai pandemi global.

Covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus baru dan belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini menyerang saluran pernapasan atau dapat dikatakan sama persis dengan flu namun memiliki gejala seperti batuk, demam, dan pada beberapa kasus yang lebih parah menyebabkan pneumonia.


Invasi Corona di Indonesia

Indonesia juga tak luput dari wabah virus global ini, pemerintah sedang berusaha untuk mencari solusi yang tepat dalam menangani penyebaran atau mengendalikan penularan virus corona ini. Namun, disaat pemerintah masih melakukan kajian dan menyusun skema penanganan yang tepat, bangsa sedang diusik oleh isu-isu yang dapat menimbulkan konflik. Berbagai pemikiran muncul dari masing-masing individu yang tinggal di negara ini.

Terdiri atas 34 provinsi yang juga merupakan negara kepulauan, menjadikan Indonesia termasuk ke dalam negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Hal ini juga membuat Indonesia sangat rentan akan perpecahan karena perbedaan suku dan budaya di negeri ini. Di tengah ramainya status wabah corona dinyatakan sebagai pandemi global, pemerintah melalui media yang ada telah menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah masuk ke Indonesia.

Masyarakat Indonesia sedang dikhawatirkan oleh pandemi Covid-19. Selain itu, berbagai macam asumsi pun bermunculan diantara masyarakat. Beberapa yakin dengan langkah yang sudah diterapkan oleh pemerintah dalam mengendalikan penyebaran virus ini dan beberapa lagi ada yang masih meragukan tindakan pemerintah. Semuanya disebabkan oleh hal yang sama, rasa cemas serta kepanikan yang timbul akibat serangan pandemi Covid-19.

Covid-19 menimbulkan dampak yang sangat besar bagi dunia, tak terkecuali Indonesia. Secara umum dampak yang ditimbulkan menyentuh langsung ranah kesehatan, faktanya dampak wabah virus ini juga mulai dirasakan diberbagai sektor yang ada. Tidak hanya sosial dan politik, sektor ekonomi turut terkena imbasnya. Untuk itu, diperlukan penerapan kebijakan yang tepat dalam menangani dampak virus corona.


Peran Pemerintah

Dalam konteks negara Indonesia, pemerintah pusat maupun daerah memiliki peran vital dalam mewujudkan negara yang adil, aman, damai dan makmur. Pemerintah memiliki mekanisme kerja yang jelas untuk mencapai tujuan yang diinginkan, manajemen isu yang turut membantu mengarahkan masyarakat kepada hal-hal yang informatif atau tidak menimbulkan kebingungan. Selain itu, mewujudkan masyarakat yang sejahtera juga diperlukan.

Beberapa bulan terakhir, dunia disibukkan dengan isu Internasional terkait penyebaran pandemi Covid-19. Di Indonesia sendiri, kemunculan virus tersebut mulai memberikan rasa cemas dan panik diantara masyarakat. Penyebarannya yang begitu cepat membuat beberapa wilayah di Indonesia menjadi rawan. Pemerintah pun melakukan berbagai macam cara untuk menangani penyebaran Covid-19 ini.

Pemerintah telah menerapkan beberapa kebijakan yang dinilai mampu menangani penyebaran virus, salah satunya ialah dengan membentuk gugus tugas yang secara khusus dibentuk untuk mengatasi pandemi Covid-19. Pemerintah juga telah menginstruksikan kepada beberapa instansi kesehatan untuk melakukan sosialisasi dan pemberian informasi terkait lengkap terkait covid-19.

Beberapa rumah sakit yang tersebar di Indonesia juga sudah disiapkan untuk menjadi rumah sakit rujukan dalam menangani pasien yang memiliki diagnose gejala virus corona. Beberapa hari ini pemerintah di berbagai daerah, mulai menerapkan kebijakan Social Distancing atau pembatasan sosial. Selain sosial dan politik, sektor ekonomi juga sedang diberikan perhatian lebih dan pemerintah masih menyusun skema yang tepat.


Masyarakat Selaku Tokoh Utama

Pemerintah Indonesia terus melakukan langkah cepat dalam mengatasi dampak yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19. Melalui telaah secara mendalam pemerintah akan berusaha menerapkan kebijakan pusat maupun daerah, agar kebijakan yang akan diterapkan benar-benar efektif dalam menyelesaikan masalah dan tentunya diharapkan tidak memperburuk keadaan.

Faktanya masih banyak masyarakat yang skeptis dengan pemerintah, terutama dalam hal keterbukaan pemerintah mengenai data akurat penyebaran virus dan terkait dengan kebijakan-kebijakan yang sudah diterapkan oleh pemerintah. Diantara itu juga mulai timbul isu-isu yang mengatakan bahwa pemerintah lebih mementingkan hal lain disbanding penanganan virus corona.

Pemerintah yang memiliki tugas memberikan rasa aman terhadap masyarakatnya, namun banyak pemberitaan di media nasional maupun internasional yang menjadi konsumsi masyarakat untuk mengenal Covid-19 malah menyebabkan kesalahan persepsi informasi, bahkan beberapa menimbulkan kepanikan.

Lumrah jika masyarakat mengharapkan informasi yang valid dari pemerintah agar tidak muncul spekulasi negatif. Pola komunikasi yang dilakukan pejabat di pemerintahan, perlu dilakukan dengan lebih solid lagi. Hal ini diperlukan guna membuat bangsa tidak panik serta diperlukan penyampaian langsung oleh pejabat pemerintahan terkait strategi dan kebijakan dalam mengatasi pandemic Covid-19.

Sekali lagi, pemerintah memerlukan strategi konsep yang tepat dalam mengajak atau mempengaruhi masyarakat untuk turut mengikuti kebijakan yang diterapkan. Dengan sikap terbuka mengenai informasi yang masih layak untuk diketahui oleh masyarakat, sebenarnya akan membantu pemerintah untuk menarik perhatian dan tentunya mempengaruhi pla piker masyarakat akan kebijakan yang ada.

Sejak dulu bangsa ini selalu berhasil karena adanya kerjasama, termasuk dalam mengusir penjajah di masa penjajahan lalu. Tentu saja dalam konteks mengatasi pandemi Covid-19 memerlukan kerjasama dari berbagai pihak dan sektor yang ada. Bersama dengan terjalinnya solidaritas ini, tahap awal yang dapat diartikan membangun rasa saling percaya dan bersinergi bersama dapat terwujud untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

Secara singkat, masyarakat yang merupakan tokoh utama di negeri ini harus mulai berfikir jauh ke depan. Dengan adanya solidaritas antar masyarakat, tentunya akan memberikan rasa aman dan damai. Gotong royong pun akan terwujud dan penanganan wabah Covid-19 ini tidak mengalami kendala yang berarti. Selain itu, kolaborasi antar pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan guna mereduksi dampak yang muncul di kehidupan sosial politik serta sektor lain. *asn

0