Tolak Ukur Bobot Dalam Memaknai Ramadan

Oleh: Nikmal Abdul – Duta Damai Dunia Maya Sumatera Utara

Memasuki pertengahan Ramadhan, adakah di antara kamu yang berat badannya berkembang pesat? Sudah menjadi hal yang tidak diherankan kalau bulan Ramadhan yang pada logikanya banyak orang yang berpuasa tapi justru makin menambah berat badan. Hal ini juga sudah biasa terjadi dan sering ditemukan saat hari kemenangan nanti.

Ditinjau lebih jauh lagi, ternyata yang menyebabkan terjadinya penambahan bobot di muka bumi ini—maksudnya berat badan—saat bulan Ramadhan adalah kebiasaan-kebiasaan manusia yang bisa dibilang kurang sehat. Maka dari itu, berikut saya akan memaparkan kebiasaan-kebiasaan apa saja yang harus kamu lakukan di sisa-sisa Ramadhan kali ini agar bumi tidak terlalu berat dalam menopang bobot-bobot yang disumbangkan oleh kamu.

Langsung saja kita bahas satu per satu kira-kira apa aja yang bisa kamu lakukan agar badan kamu tidak memiliki bobot yang lebih (baca: langsing).

1. Ganti Menu Sahur

Nah biasanya ni, orang Indonesia selalu sahur pake nasi dengan beberapa lauk yang menggiurkan. Mungkin sugestinya orang Indonesia itu gak bakalan kenyang kalau ga makan nasi. Padahal, kamu bisa mengganti menu sahurmu dengan makanan yang kadar lemaknya sedikit dan tentunya juga bisa membuat kamu kenyang juga. Mulai besok coba ganti menu sahur kamu dengan kelapa muda. Silahkan minum air kelapa ditambah dengan makan daging kelapa mudanya. Terserah mau seberapa banyak buah kelapa yang kamu konsumsi hingga membuat perutmu kenyang. Oh iya, nikmatinya juga perlahan-lahan. Gak usah diminum sekaligus. Nanti bisa-bisa jadi kembung. Pelan-pelan aja, sambil nyicil-nyicil bacaan Qur’an. Insya Allah, dengan begitu kualitas ibadah malam kamu juga baik dengan membaca Al-Qur’an ditambah lagi sambil sahur dengan menu yang sehat. Dijamin deh kamu bakalan kenyang dan kuat puasa seharian. Mungkin di antara kamu juga suka kewalahan menyiapkan kelapa muda. Mana tau di daerahnya lagi gak musim kelapa muda. Yaudah gapapa, alternatif lainnya coba kamu sahur dengan oat. Makanan ini juga rasanya cukup untuk memberikan power kamu selama berpuasa seharian. Penyajiannya juga gampang dan tentunya tidak bikin badan melebar.

2. Ngabuburit dengan Olahraga

Yup! Coba sebelum berbuka kamu berolahraga. Entah sejam atau satu setengah jam setelah habis Ashar, sambil nunggu berbuka gak ada salahnya kamu berolahraga. Olahragalah sesuai dengan apa yang kamu suka. Lari, push-up, sit-up, atau apa aja juga bisa. Asalkan kamu sanggup dan tidak terlalu berat untuk menjalankannya. Oh iya, perlu kamu tahu kenapa olahraga saat ngabuburit itu bagus dikarenakan di saat ini pembakaran lemaknya juga lebih maksimal. Saat-saat ini perut kamu memang benar-benar kosong, otomatis lebih sedikit kalori dari makanan yang terbakar. Beda kalau misalnya kamu dalam keadaan kenyang lalu berolahraga, itu cenderung lebih membakar kalori yang ada di makananmu dibandingkan dengan membakar lemak yang ada di tubuhmu. Jadi mulai sekarang jangan malas ya untuk berolahraga sebelum berbuka.

3. Tahan Nafsu saat Berbuka

Jangan rakus mata. Apa-apa diembat. Kurangin makanan yang manisnya ga baik buat tubuh langsingmu. Memang dianjurkan untuk berbuka dengan yang manis-manis, cuman ga berbuka dengan sirup yang terlalu manis atau kolak dengan kandungan lemaknya yang cukup banyak. Kalau bisa gak usah minum es juga. Perbanyak ambil manis-manisnya dari buah-buahan, seperti kurma misalnya. Selain itu, alternatif lainnya kamu bisa makan salad buah ataupun salad sayur. Tentunya lebih enak dan nikmat, kan. Jangan makan gorengan atau makanan yang kurang sehat juga, ya.Oh iya, walaupun saya menganjurkan kamu untuk mengonsumsi beberapa buah, tapi kamu perlu tahu apa saja kandungan yang terdapat dalam buah yang mau kamu konsumsi. Jangan konsumsi buah yang bisa menyebabkan tekanan darah kamu menjadi rendah, misalnya semangka. Ntar yang ada kamu jadi lemas dan bisa-bisa jadi malas tarawih. Cobalah konsumsi buah-buahan yang baik dan tentunya mengenyangkan. Pisang misalnya, selain kamu mudah mendapatkannya juga bisa membuat kamu cukup kenyang.

4. Biasakan Jalan Kaki untuk Pergi Tarawih

Gak boleh malas. Coba jalan ke masjid atau mushola terdekat saat mau tarawih. Jangan naik kendaraan bermotor. Atur waktu kira-kira berapa lama yang dibutuhkan untuk sampai ke masjid sebelum adzan isya berkumandang jika ditempuh dengan jalan kaki. Dengan berjalan, kamu juga turut membakar lemak-lemak kamu dan sekalian bisa melatih fisik kamu agar semkain fit.

Nah, itu tadi beberapa cara supaya kamu bisa dapat tubuh yang langsing saat lebaran nanti. Intinya jangan sampai tubuh kamu melar. Kalau bisa dompet kamu saja yang melar karena terlalu banyak THR yang menjejalinya. Jadi badan kamu tetap langsing aja ya. Jadi tetap ingat, kamu harus langsing dulu, lalu lebaran. Ok?

Dikutip dari: Langsing Lalu Lebaran | Ilustrasi: Pusat Media Damai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *